Insentif Motor Listrik Segera Bergulir, OJK Ramal Pembiayaan Multifinance Makin Ngebut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan rencana insentif kendaraan listrik tahun 2026 akan meningkatkan permintaan motor listrik sekaligus mendorong pertumbuhan pembiayaan oleh perusahaan multifinance. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK Agusman menyatakan insentif diharapkan memberikan dampak positif terhadap penyaluran pembiayaan kendaraan listrik.
Proyeksi ini sejalan dengan kinerja pembiayaan kendaraan listrik yang terus tumbuh. Berdasarkan data OJK, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh multifinance per Juni 2026 mencapai Rp24,60 triliun, tumbuh 34,70% secara tahunan. Pertumbuhan ini tercatat positif meski pembiayaan kendaraan secara umum masih menghadapi tekanan.
Di sisi kebijakan, Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan rencana insentif untuk produksi satu juta motor listrik dalam negeri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran dan sedang mematangkan skema insentifnya. OJK menekankan dampak positif kebijakan ini akan bergantung pada sejauh mana permintaan kendaraan listrik meningkat, sehingga perkembangan skema insentif menjadi faktor kunci prospek pembiayaan EV hingga akhir tahun.
Bagikan
Berita terkait
Diler Baru iCAR Hadir di Kawasan SCBD Park
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.27
Ternyata Ini Alasan Isuzu Belum Boyong Truk dan Pikap Listrik ke RI
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.35
Sedan Listrik Seal Terbakar di Tol Cikampek, BYD Indonesia Beri Penjelasan
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.40
Insentif EV Nasional Dinilai Bisa Jadi Motor Pengembangan Industri Otomotif
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 15.33