Intel Cari Modal Rp 266 Triliun demi Genjot Bisnis AI
Detik.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Intel mengumumkan penawaran saham senilai US$15 miliar (Rp266,76 triliun) untuk mendukung lonjanka permintaan AI. Dana akan dialokasikan untuk kebutuhan operasional perusahaan termasuk belanja modal dan modal kerja. Perusahaan menyoroti physical AI, silikon khusus, dan teknologi advanced packaging sebagai peluang pertumbuhan utama. Penawaran saham mencakup opsi 30 hari untuk pembelian tambahan senilai US$2,25 miliar. Saham Intel melonjak 175% dalam 2026 setelah catat pertumbuhan pendapatan tercepat dalam 15 tahun terakhir.
Bagikan
Berita terkait
Intel Kembali Melirik Bisnis Memori, CEO Lip-Bu Tan Ungkap Arsitektur Baru untuk Era AI
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 20.01
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57
ASUS ExpertBook Ultra: Standar Baru Laptop Bisnis Premium di Era AI
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 20.44
Laba Samsung Kuartal II Cetak Rekor Sejarah, Terdongkrak Chip AI
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 15.10