Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Investasi Rusia Capai USD 726 Juta, Prabowo Kejar Hilirisasi dan Teknologi

Presiden Prabowo Subianto mendorong investasi Rusia di Indonesia tidak hanya fokus pada penanaman modal, tetapi juga memperkuat hilirisasi industri, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat transfer teknologi. Pesan ini disampaikan dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada 3 September 2026. Prabowo menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus memberikan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya pertumbuhan agregat. Nilai investasi Rusia di Indonesia mencapai USD 726 juta pada periode 2021 hingga semester I 2026, berdasarkan data BKPM. Investasi tersebut tersebar di sektor perumahan, kawasan industri, bangunan gedung, jasa, hotel, dan restoran. Indonesia juga membuka peluang kerja sama lebih luas dengan Rusia pada bidang energi dan teknologi strategis, termasuk energi terbarukan, smart grid, dan tenaga nuklir. Prabowo menyatakan Indonesia membutuhkan pengetahuan, teknologi, dan investasi untuk memperkuat pengembangan energi terbarukan dan infrastruktur energi modern. Pemerintah tidak hanya mengejar besarnya arus modal asing, tetapi juga dampak investasi terhadap penguatan industri nasional melalui pengolahan sumber daya domestik dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait