Investor Menanti Data Ekonomi, IHSG Diprediksi Konsolidasi di 6.450-6.570
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada perdagangan Selasa, 1 September 2026, dalam rentang 6.450 hingga 6.570. Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa pergerakan pasar akan dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis, sehingga investor cenderung menunggu kepastian sebelum mengambil posisi. Di antara data yang ditunggu adalah inflasi Agustus 2026 yang diproyeksikan naik menjadi 3,13% secara tahunan, dibandingkan 2,88% pada Juli. Neraca perdagangan Juli juga diperkirakan mencatat defisit sebesar US$0,3 miliar. Selain itu, PMI manufaktur Indonesia untuk Agustus diperkirakan naik ke 50,5 dari 50,2 sebulan sebelumnya. Sentimen global juga akan memengaruhi pasar, terutama setelah Wall Street ditutup menguat di zona merah akibat ketegangan AS-Iran dan kekhawatiran atas dampaknya pada perekonomian. Investor juga menantikan data lowongan kerja AS yang diperkirakan turun sedikit ke 7,3 juta pada Juli. Di sisi lain, PMI manufaktur China naik ke 49,8 pada Agustus, meski masih di bawah ambang ekspansi. Di pasar komoditas, harga minyak naik lebih dari 2%, sementara imbal hasil US Treasury 10 tahun naik 2 basis poin ke 4,75%. Harga emas spot justru terkoreksi 0,5% ke US$4.431 per ounce. Berdasarkan analisis ini, Phintraco Sekuritas menyarankan beberapa saham sebagai pilihan utama, termasuk JSMR, GGRM, BULL, ELSA, ESSA, dan TLKM.
Bagikan
Berita terkait
Ada yang Borong 11 Juta Saham IMPC di Harga Rp1.398, Ini Investornya
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.55
Mendag Ungkap Biang Kerok Mahalnya Daging Sapi di Sejumlah Daerah
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.48
Bank Muamalat: Pembiayaan SME tumbuh 21 persen capai Rp3,2 T per Juni
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 10.47
Emiten RI Ini Rights Issue Jumbo, Incar Duit Rp4,95 T dan Mau Akuisisi
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.45