Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Istana Pastikan Komunikasi dengan Malaysia soal Asap Karhutla

Pemerintah Indonesia telah menjalin komunikasi dengan Malaysia dan Singapura terkait dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melintasi batas. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan komunikasi dilakukan melalui jalur informal dan resmi yang dikoordinasikan Kementerian Luar Negeri. Karhutla kembali meningkat di Kalimantan sejak pertengahan Agustus 2026, dipicu kondisi cuaca kering dan El Niño kuat. Greenpeace Indonesia mencatat 592 titik sumber asap pada 11-16 Agustus, dengan 455 titik berada di kawasan gambut. Kementerian Kehutanan mencatat 750 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi pada 17-19 Agustus, naik lebih dari empat kali lipat dari 109 titik pada sehari sebelumnya. Dampak karhutla menyentuh 3.158.166 warga di 29 kabupaten/kota dalam tujuh provinsi. Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan pada 22 Agustus 2026, meminta penanganan total serta penindakan terhadap pembakar hutan. Malaysia akan menempuh jalur diplomatik melalui surat kepada Indonesia dan Sekretariat ASEAN untuk mengatasi isu kabut asap lintas batas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait