Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Isu Haji Isam Akuisisi BCA Makin Panas, Dua Pihak Kompak Membantah

Isu penguasaan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) oleh Haji Isam dan Jhonlin Group dibantah tegas oleh kedua belah pihak. Kuasa hukum Jhonlin Group, Junaidi Tirtanata, menyatakan bahwa tidak ada rencana apa pun untuk mengambil alih BCA dan mengklasifikasikan informasi tersebut sebagai hoaks. "Informasi mengenai Haji Isam akan mengakuisisi BCA itu hoaks. Tidak ada pernyataan maupun informasi resmi dari pihak kami mengenai rencana tersebut," ujarnya di Jakarta, Jumat (25/9/2026). Junaidi juga menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati menyikapi informasi korporasi yang beredar di media sosial dan sebaiknya merujuk pada sumber resmi.

Sementara itu, Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, memastikan bahwa kabar mengenai rencana Haji Isam mengakuisisi saham BCA tidak benar. Hera meminta masyarakat dan nasabat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas. "BCA senantiasa beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas, dan sesuai regulasi yang berlaku," katanya dalam keterangan resminya.

Meskipun nama Haji Isam dan Jhonlin Group sering dikaitkan dengan aksi korporasi di pasar modal, transaksi yang sedang disorot justru berada di sektor pertambangan batu bara, khususnya terkait PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan bukan BCA. Kedua pihak menegaskan bahwa isu akuisisi BCA tersebut bukan merupakan informasi resmi dan meminta publik tidak mencampiradukkan pemberitaan aksi korporasi di sektor pertambangan dengan isu pengambilalihan BCA yang beredar di media sosial.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait