Jaga-jaga Sawah Terdampak Kemarau, 56.000 Pompa Air Disiapkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan 56.000 unit pompa air pada Tahun Anggaran 2026 untuk mitigasi kekeringan. Sebanyak 11.000 unit telah didistribusikan ke petani di seluruh Indonesia, sementara 20.000 unit lainnya masih dalam proses penyaluran berdasarkan usulan pemerintah daerah. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pompanisasi adalah solusi tercepat mengantisipasi dampak kekeringan dan menjaga target swasembada pangan. Pompa air akan dipasang di lahan sawah yang masih memiliki sumber air permukaan seperti sungai, embung, waduk, atau saluran irigasi. Selain pompa, Kementan juga menyalurkan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor, rice transplanter, dan combine harvester untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Petani dapat mengusulkan bantuan melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) atau Dinas Pertanian setempat. Bantuan diberikan kepada Kelompok Tani, Gapoktan, UPJA, dan lembaga petani lain yang terdaftar di SIMLUHTAN atau e-Banper. Langkah ini diharapkan menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman kemarau.
Bagikan
Berita terkait
Legislator PKB Apresiasi Capaian Pemerintah, Terus Kawal Swasembada Pangan
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.30
Kementan Gandeng Unesa Kembangkan Bibit Kedelai Unggul untuk Dukung Swasembada
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 19.30
Mentan Amran: Swasembada pangan dan ekspor beras kado HUT Ke-81 RI
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 18.10
Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58