Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Jasa Marga Buka Opsi Investasi di Tol yang Sudah Beroperasi

PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka peluang investasi pada jalan tol brownfield, yaitu ruas yang sudah beroperasi, sebagai bagian dari strategi pengembangan portofolio. Direktur Utama Rivan Achmad Purwantono menyatakan hal ini sekaligus menjawab menurunnya jumlah tender jalan tol baru dibanding periode sebelumnya. Setiap investasi akan melalui evaluasi selektif berdasarkan prospek konektivitas, keberadaan tol eksisting, kelayakan investasi, dan kemampuan finansial perseroan. Strategi ini mendukung optimalisasi portofolio melalui investasi greenfield dan brownfield serta proses streamlining. Hingga 30 Juni 2026, Jasa Marga mengelola 36 konsesi dengan total panjang 1.294 kilometer, atau sekitar 42% dari seluruh jalan tol di Indonesia yang beroperasi.

Pada semester I 2026, Jasa Marga mencatat pendapatan Rp 13,11 triliun, turun 6% dari periode sama tahun sebelumnya. Meski demikian, laba perusahaan menguat. Pendapatan dari tol naik 6,81% menjadi Rp 9,50 triliun, sementara pendapatan konstruksi turun 35,80% menjadi Rp 2,80 triliun. Laba bruto naik 8,41% menjadi Rp 6,10 triliun, dan laba perusahaan tumbuh 6,69% menjadi Rp 5,12 triliun. Laba periode berjalan naik 8,35% menjadi Rp 2,62 triliun, dengan laba per saham mencapai Rp 263 dari Rp 258 pada periode sebelumnya.

Aset perseroan naik menjadi Rp 163,21 triliun per 30 Juni 2026, dengan ekuitas mencapai Rp 63,23 triliun dan liabilitas Rp 99,98 triliun. Kas dan setara kas perseroan sebesar Rp 7,08 triliun. Di pasar saham, harga JSMR naik 4,59% menjadi Rp 2.960 per saham pada 31 Agustus 2026, dengan volume perdagangan 90.858 saham dan nilai transaksi Rp 26,4 miliar.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait