Jasa Marga Buka Opsi Investasi di Tol yang Sudah Beroperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570731/original/036650900_1777538412-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_09.27.27.jpeg)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka peluang investasi pada jalan tol brownfield, yaitu ruas yang sudah beroperasi, sebagai bagian dari strategi pengembangan portofolio. Direktur Utama Rivan Achmad Purwantono menyatakan hal ini sekaligus menjawab menurunnya jumlah tender jalan tol baru dibanding periode sebelumnya. Setiap investasi akan melalui evaluasi selektif berdasarkan prospek konektivitas, keberadaan tol eksisting, kelayakan investasi, dan kemampuan finansial perseroan. Strategi ini mendukung optimalisasi portofolio melalui investasi greenfield dan brownfield serta proses streamlining. Hingga 30 Juni 2026, Jasa Marga mengelola 36 konsesi dengan total panjang 1.294 kilometer, atau sekitar 42% dari seluruh jalan tol di Indonesia yang beroperasi.
Pada semester I 2026, Jasa Marga mencatat pendapatan Rp 13,11 triliun, turun 6% dari periode sama tahun sebelumnya. Meski demikian, laba perusahaan menguat. Pendapatan dari tol naik 6,81% menjadi Rp 9,50 triliun, sementara pendapatan konstruksi turun 35,80% menjadi Rp 2,80 triliun. Laba bruto naik 8,41% menjadi Rp 6,10 triliun, dan laba perusahaan tumbuh 6,69% menjadi Rp 5,12 triliun. Laba periode berjalan naik 8,35% menjadi Rp 2,62 triliun, dengan laba per saham mencapai Rp 263 dari Rp 258 pada periode sebelumnya.
Aset perseroan naik menjadi Rp 163,21 triliun per 30 Juni 2026, dengan ekuitas mencapai Rp 63,23 triliun dan liabilitas Rp 99,98 triliun. Kas dan setara kas perseroan sebesar Rp 7,08 triliun. Di pasar saham, harga JSMR naik 4,59% menjadi Rp 2.960 per saham pada 31 Agustus 2026, dengan volume perdagangan 90.858 saham dan nilai transaksi Rp 26,4 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.49
Jasa Marga Jajaki Potensi Investasi Tol Baru, Siapkan Dana Rp 12 T
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 13.11
Pembagian Dividen Interim Rp6,16 Triliun Perkuat Daya Tarik Saham BMRI
Berita terkait
Bank Mandiri Bakal Tebar Dividen Rp 6 T
Detik.com · 4 September 2026 pukul 11.44
Bank Mandiri Mau Bagi Dividen Interim Rp 6,16 Triliun
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.40
Bank Mandiri Akan Bagikan Dividen Interim Rp 6,16 Triliun
kumparan · 4 September 2026 pukul 09.37
Samuel Sekuritas Diam-diam Borong 34,36 Juta Saham RLCO
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 10.57