Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Jelang 2 Tahun Memerintah, Publik Tagih Janji-janji Prabowo-Gibran

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan memasuki dua tahun pemerintahan pada 20 Oktober 2024. Menjelang momentum tersebut, publik dan pengamat menyoroti janji-janji kampanye yang belum terwujud. Prof. Siti Zuhro, peneliti senior LIPI dan BRIN, menyampaikan bahwa pemerintah masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama terkait reformasi dan komitmen yang pernah dijanjikan. Ia menekankan pentingnya agar pemerintah tidak hanya mengedarkan wacana, tetapi juga menunjukkan langkah nyata dalam bidang politik, birokrasi, hukum, dan kelembagaan.

Prof. Siti juga mengingatkan kembali komitmen Prabowo sebelumnya, seperti pemberantasan korupsi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan tingkat desa. Menurutnya, reformasi institusi penegak hukum menjadi salah satu kunci untuk memulihkan kepercayaan publik. Jika pemerintah tidak segera merespons berbagai keresahan masyarakat, tuntutannya yakin, tingkat kepercayaan dan optimisme publik akan tergerus, sehingga berisiko membuat situasi semakin sulit.

Publik, menurut Prof. Siti, masih ingin mengawal pemerintahan agar Prabowo dapat kuat menjalankan program yang dijanjikan. Namun, pengawalan tersebut juga disertai harapan agar pemerintah tidak mengabaikan persoalan yang sedang berkembang di masyarakat. Prof. Siti menegaskan bahwa tuntutan masyarakat dan akademisi perlu mendapat perhatian serius agar kepercayaan publik tidak semakin menurun.

Berita terkait