Jenis perak yang bisa dijadikan aset investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perak merupakan logam berharga yang semakin populer sebagai instrumen investasi karena nilai strategis dan potensi profitabilitasnya di masa depan. Investor bisa memperoleh perak melalui lembaga keuangan atau vendor logam mulia yang terpercaya. Perak memiliki ciri warna abu-abu metalik, konduktivitas tinggi, serta lunak dan mudah dibentuk, menjadikannya penting dalam perdagangan dan industri. Secara historis, perak digunakan sebagai alat pembayaran dan simbol kemewahan. Dalam era digital, perak berubah menjadi aset keuangan likuid dan bernilai strategis. Kebutuhan perak meningkat seiring pengembangan teknologi pintar dan robotika, yang mendorong minat investasi. Namun, tidak semua jenis perak cocok untuk investasi. Perak murni (fine silver) dengan kemurnian 99,9%, dalam bentuk batangan, koin, atau butiran, paling direkomendasikan karena nilai investasinya tinggi. Sebaliknya, perak sterling dengan kemurnian sekitar 92,5% umum digunakan untuk perhiasan tetapi kurang ideal untuk investasi karena biaya pembuatan dan kemurnian yang tidak maksimal. Semakin tinggi kadar kemurnian, semakin baik untuk investasi jangka panjang, dan batangan lebih disarankan dibanding perhiasan.
Bagikan
Berita terkait
JustMarkets: Perak Layak Dilirik sebagai Instrumen Investasi
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.58
Harga Emas dan Perak Hari Ini 3 Agustus 2026, Berikut Perincian Lengkapnya
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.00
Cek Harga Emas dan Perak Hari Ini 2 Agustus 2026, Logam Mulia 1 Gram Rp2,60 Juta
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.00
Harga Perak Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 43.400 per Gram
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.00