Jokowi Beri Nasihat soal 'Kekuasaan itu Hanya Sementara', PDIP: Ngaca!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peringatan Maulid Nabi di Kebumen menyampaikan tiga falsafah Jawa tentang penggunaan kekuasaan. Pesan utamanya 'Lamun siro sekti, ojo mateni' menekankan kekuasaan tidak boleh disalahgunakan untuk menjatuhkan orang lain. Jokowi menambahkan bahwa kekuasaan hanya sementara dan jabatan hanyalah sampingan. Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menyindir pernyataan Jokowi, mempertanyakan relevansinya dengan aktivitas mantan presiden di media sosial. Deddy meminta Jokowi 'berkaca' sebelum menasehati dan menudingnya terlibat hoaks serta memicu kegaduhan politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.54
Budi Arie Tegaskan Pernyataan soal Percepatan Pemilu 2029 Bukan Sikap Jokowi
Berita terkait
Jokowi-Prabowo-Gibran Satu Frame, PDIP Disebut Bisa Percepat Konsolidasi Menuju 2029
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 01.27
Amien Rais Puji Langkah PDIP yang Senggol Jokowi soal Ijazah
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 18.57
Abaikan Gugatan Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi, PSI Percayakan pada PDIP
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 23.52
Kenapa Puan Santai Ketemu Jokowi, Tapi Megawati Menghindar Total?
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 20.05