Jokowi Tak Bawa Hoki ke PSI, Pengamat: Anak Didiknya Bisa Atur Hasil Pemungutan Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih rendah, yakni hanya 1,9 persen, meskipun memiliki keterkaitan dengan mantan Presiden Joko Widodo yang aktif melakukan safari politik. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 27 Juli-3 Agustus 2026 menunjukkan PSI berada di bawah delapan partai lain, sementara Gerindra unggul dengan 17,5 persen, diikuti PDIP (12,8 persen), Golkar (10,4 persen), dan Demokrat (8,1 persen). Pengamat Gigin Praginanto menyindir bahwa pendukung PSI tidak perlu khawatir karena "anak didiknya bisa mengatur hasil pemungutan suara". Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menjelaskan elektabilitas PSI tidak berubah selama satu setengah tahun, meski Jokowi melakukan roadshow. Namun, 70,2 persen responden mengaku mengenal logo PSI, menunjukkan tingkat pengenalan tinggi meski belum bertransformasi menjadi dukungan elektoral. Dedi menilai dampak safari politik Jokowi mungkin belum terlihat karena kegiatan masih berlangsung saat data dikumpulkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 22.51
Budi Arie Tegaskan Hubungan Jokowi dan Prabowo Baik: Stop Adu Domba
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 13.41
Dian Sandi PSI Posting Jokowi Lihat Karhutla, Netizen: Sindir Menhut Raja Juli Antoni?
Berita terkait
PSI Disebut Mulai Dapatkan Efek Jokowi, Dekati Ambang Batas Parlemen
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
Hasil Survei IPO, Blusukan Jokowi Belum Dongkrak Elektabilitas PSI
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 20.44
Elektabilitas PSI Tembus 4,1 Persen, tetapi Itu Tak Menjamin Hasil Pemilu 2029
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 20.30
Jokowi Tegaskan Target PSI di 2029 Lebih Besar dari Sekadar Lolos ke Senayan
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 19.20