Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jumhur Hidayat Buka Pintu Bantuan Malaysia untuk Atasi Kebakaran Hutan

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Jumhur Hidayat, menyatakan Indonesia tidak akan menolak bantuan asing, termasuk dari Malaysia dan Singapura, untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ia menegaskan banyak perusahaan asing, seperti dari Malaysia dan Singapura, yang memiliki konsesi lahan kebun sawit dan hutan tanaman industri (HTI) di Indonesia, sehingga bantuan dari mereka dapat diterima. Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand telah membentuk kerja sama sub-regional melalui Transboundary Haze Pollution Agreement untuk menangani karhutla, meski kolaborasi teknisnya mas masih dalam tahap pelaporan dan belum mencapai tindakan mitigasi nyata.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menegaskan bahwa karhutla tidak mengenal batas wilayah, sehingga penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif tanpa saling menyalahkan. Pemerintah Indonesia telah mengerahkan 52 pesawat, termasuk 30 pesawat di Kalimantan dan 22 di Sumatera, untuk operasi pemadaman karhutla. Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman darat dan udara, operasi water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta penegakan hukum terhadap pihak yang terlibat pembakaran ilegal.

Fokus pemerintah saat ini adalah mengendalikan api sejak sumbernya agar dampak asap lintas batas dapat diminimalisir. Kolaborasi teknis antar-negara akan terus dikembangkan ke depan untuk memperkuat respons terhadap bencana yang melintasi batas wilayah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait