Kabut Asap Pekat, Maskapai Setop Terbang ke Palangka Raya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/990933/original/032400600_1442402218-20150916-Kabut-Asap-penerba.jpg)
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa sejumlah maskapai penerbangan menghentikan sementara operasionalnya dari dan menuju Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan penumpang di tengah pekatnya kabut asap yang mengganggu jarak pandang. Garuda Indonesia menghentikan operasional hingga 26 September, sementara Citilink dan Lion Group menyetop penerbangan hingga 27 September dan 24 September secara berturut-turut.
Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, menyampaikan bahwa penghentian ini didasarkan pada laporan resmi manajemen Bandara Tjilik Riwut. Meskipun beberapa maskapai menghentikan penerbangan, Angkasa Pura Indonesia menegaskan bahwa bandara tidak ditutup secara resmi dan fasilitasnya tetap dibuka. Humas bandara, Andi Wiguna, menjelaskan bahwa kondisi ini masih bisa berubah sewaktu-waktu tergantung situasi.
Faktor keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama. Jika jarak pandang di bawah kriteria minimum, penerbangan berisiko tertunda, dialihkan, atau dibatalkan. Untuk menghindari penumpukan penumpang, Angkasa Pura Indonesia mendorong calon penumpang untuk mengecek status penerbangan melalui saluran resmi maskapai masing-masing dan menghubungi layanan pelanggan jika diperlukan penyesuaian jadwal.
Bagikan
Berita terkait
Penerbangan di Bandara Singkawang Terhenti Satu Bulan akibat Kabut Asap Karhutla
JawaPos · 18 September 2026 pukul 23.30
Kabut Asap Karhutla, 11.370 Warga Riau Terserang ISPA Selama Dua Pekan September
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.47
Foto: Kabut Asap Makin Pekat, Kasus Gangguan Pernapasan di Pontianak Melonjak
kumparan · 16 September 2026 pukul 11.41
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Ortu Cemas Anak Masih Sekolah Tatap Muka
Detik.com · 15 September 2026 pukul 10.59