KAI Sulap Stasiun Tawang Jadi Ikon Modern Tanpa Hilangkan Jejak Sejarah 112 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3993153/original/098329200_1649753414-WhatsApp_Image_2022-04-12_at_15.47.57.jpeg)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang yang berusia 112 tahun. Bangunan dikembalikan ke tampilan aslinya berdasarkan foto-foto masa kolonial Belanda, dengan proses pemugaran selama 330 hari. Pekerjaan mencakup fasad, hall, dan ornamen asli untuk menjaga cagar budaya.
Stasiun ini melayani lebih dari 2 juta penumpang pada semester I-2026 dan total 3,8 juta penumpang tahun lalu, dengan tren kenaikan 22 persen setiap tahun. Sebagai pintu masuk strategis ke Jawa Tengah, stasiun mendukung pariwisata dan ekonomi daerah.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, berharap revitalisasi ini menjadi contoh pembangunan masa depan yang tidak melupakan sejarah, menjadikan stasiun ikon modern dengan jejak budaya tetap terjaga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 08.04
Prabowo akan resmikan renovasi cagar budaya Stasiun Semarang Tawang
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 17.31
KAI Properti Hadirkan Harmoni Pelestarian Cagar Budaya di Stasiun Semarang Tawang
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.50
Presiden Prabowo Ungkap Jejak Bung Karno di Stasiun Semarang Tawang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 14.34
Resmikan Pemugaran Stasiun Semarang Tawang, Prabowo Kenang Kebiasaan Sukarno
Berita terkait
KAI Revitalisasi 120 Cagar Budaya, Stasiun Kota hingga Bogor Dipugar Tahun Ini
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 13.40
Presiden Prabowo Resmikan Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 12.47
Cerita Prabowo Ungkap Jejak Soekarno di Stasiun Semarang Tawang
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.20
Prabowo Resmikan Pemugaran Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.59