Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Kapolri Dukung Buruh dan Pengusaha Bahas RUU Ciptaker, Ada Pesan Soal Investasi

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atas langkah serikat buruh dan asosiasi pengusaha yang mulai membahas draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja melalui dialog bersama. Kapolri menyampaikan hal ini saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (11/9/2026). Menurutnya, komunikasi sejak awal antara pekerja dan pengusaha merupakan langkah penting untuk menyelaraskan kepentingan buruh dengan keberlangsungan dunia usaha di tengah dinamika ekonomi.

Kapolri menekankan bahwa perbedaan kepentingan antara pekerja dan pengusaha wajar, namun perselisihan perlu diselesaikan melalui musyawarah dengan tetap menjaga hak pekerja dan keberlangsungan bisnis perusahaan. Ia juga meminta pengusaha memandang buruh sebagai aset perusahaan, bukan sekadar bagian dari proses produksi. Menurut Listyo Sigit, keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan perusahaan penting karena pemerintah sedang mendorong hilirisasi dan investasi untuk menciptakan lapangan kerja baru.

Dalam konteks ini, Polri memastikan akan menjaga keamanan dan ketertiban untuk mendukung iklim investasi. Kapolri juga mengimbau manajemen perusahaan untuk melaporkan gangguan keamanan di kawasan industri, termasuk praktik premanisme dan pungutan liar (pungli), kepada kepolisian. Polri berkomitmen menindak tindakan yang mengganggu keamanan kawasan industri guna menjaga kenyamanan pekerja sekaligus mendukung aktivitas usaha dan investasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait