Karhutla Gunung Butak-Kawinajang Capai 700 Hektare, Angin Kencang Hambat Pemadaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak dan Gunung Kawinajang, Jawa Timur, terus meluas hingga mencapai sekitar 700 hektare per Senin (14 September 2020). Area ini terbakar sejak akhir pekan sebelumnya, dengan titik api tersebar di lereng barat Gunung Butak dan lereng timur Gunung Kawinajang. Perum Perhutani mencatat peningkatan dari 470 hektare pada Jumat (11 September 2020) ke 700 hektare pada Senin. Angin kencang menjadi faktor utama yang menghambat proses pemadaman, terutama operasi water bombing dari udara. Pada Senin, hanya tiga kali water bombing yang berhasil dilakukan akibat kondisi angin dan medan yang sulit dijangkau. Medan yang curam dan berbatu serta risiko keselamatan tinggi membuat pemadaman dari darat belum optimal. Tim gabungan masih melakukan pemantauan dan pembuatan sekat bakar untuk mencegah api menyebar ke kawasan tetangga, termasuk wilayah perbatasan Kabupaten Blitar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 September 2026 pukul 15.36
Polda Sumsel Kerahkan Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Ogan Ilir
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.24
Karhutla di Sejumlah Gunung Jatim Belum Padam, Wisata Ditutup
Detik.com · 14 September 2026 pukul 00.39
Lahan di Rumpin Bogor Terbakar Gegara Puntung Rokok
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 14.03
Wisata Bromo Tutup Gara-Gara Karhutla, 56 Personel Gabungan Dikerahkan
Berita terkait
8 Kali Water Bombing, Karhutla Gunung Butak Masih Belum Padam
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 18.00
BNPB Ungkap OMC dan Operasi Darat Paling Efektif Padamkan Karhutla
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.00
Heli Chinook Jepang Siap Beroperasi Padamkan Karhutla Kalbar 13 September
kumparan · 12 September 2026 pukul 18.27
Polres OKI Padamkan Karhutla 45,6 Ha, Patroli hingga Edukasi Digencarkan
Detik.com · 12 September 2026 pukul 14.16