Karhutla Masuk Target Dinamis Pertahanan, Menhan Minta Pengusaha Turun Bawa Alat Berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masuk dalam kategori kebutuhan dinamis yang dapat ditangani dengan dukungan anggaran pertahanan, demikian Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Ia menjelaskan anggaran pertahanan dibagi menjadi dua target: program yang sudah dialokasikan dan dinamis yang dapat berubah seiring kondisi bencana seperti gempa bumi dan kebakaran. Dengan klasifikasi ini, pemerintah dapat mempercepat bantuan untuk penanganan karhutla. Namun, penanganan karhutla memerlukan kerja sama masyarakat dan dunia usaha. Menhan mengajak pengusaha dengan alat berat seperti helikopter water bombing serta alutsista untuk turut membantu operasi pemadaman bersama BNPB. Koordinasi lintas lembaga menjadi kunci dalam mencegah penyebaran kebakaran yang belum dapat diselesaikan hanya dengan satu institusi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 14.49
Menhan Minta Pengusaha yang Punya Heli Bantu Penanganan Karhutla
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.33
Soal Target Pemadaman Karhutla, Menhan Sjafrie: Tergantung Rakyat Indonesia
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.18
Menhan Sjafrie: Jepang Kirim Pesawat Bantu Tangani Karhutla
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 20.35
Hotspot di Kalbar dan Kalteng Bertambah Lagi, Jarak Pandang 1-1,5 Km
Berita terkait
BNPB: 2.610 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalbar, Jarak Padang di Bawah 1 Km
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.13
BNPB: 2.610 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalbar, Jarak Pandang di Bawah 1 Km
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.13
BNPB Ungkap Titik Hotspot dan Kendala Pemadaman Karhutla di Kalimantan-Sumatera
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 22.00
BNPB Minta Negara Tetangga Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 22.00