Kartu As Golkar-Gerindra: Rahasia Purwakarta yang Bisa Hancurkan Karier Dedi Mulyadi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dokter Selamat Ginting, pakar Politik dan Militer Universitas Nasional, menyatakan Partai Golkar dan Gerindra mungkin memiliki banyak informasi terkait rekam jejak Dedi Mulyadi selama menjadi Bupati Purwakarta. Jika Dedi Mulyadi meninggalkan Gerindra menjelang Pilpres 2029, partai-partai tersebut bisa membongkar jejak politiknya. Ginting mengaitkan hal ini dengan pengalaman Ridwan Kamil yang pernah diguncang Nasdem. Berdasarkan survei Tempo Data Science (26 Agustus 2026), Dedi Mulyadi memiliki elektabilitas 41-42 persen dalam simulasi kandidat terkuat, lebih tinggi dari Prabowo yang hanya 15 persen. Hasil serupa didapatkan survei SMRC (5-19 Juli 2026) dengan Dedi Mulyadi mendapat 35 persen dibanding Prabowo 14,5 persen.
Bagikan
Berita terkait
Nyali KDM Ciut Menuju 2029? Pengamat Ragukan Dedi Mulyadi Ikuti Jejak Pembangkangan Jokowi
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 10.40
Golkar Nilai Gestur AHY Siap Maju Pilpres, Gerindra: Pemilu Masih Lama
Detik.com · 7 September 2026 pukul 20.00
Rumor Dedi Mulyadi Pindah ke PSI, Gerindra Buka Suara
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.30
Head to Head dengan Prabowo, Dedi Mulyadi Disebut Mulai 'Gerah' di Gerindra
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.40