Kekayaan CEO Wang Xinxing Tembus Rp 283,5 Triliun Usai Saham Unitree Naik 629%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333064/original/017541500_1787730993-wang_xingxing.jpg)
Peluncuran pasar Unitree Robotics, produsen robot humanoid asal China dengan penjualan terbesar di dunia, mengantarkan kekayaan bersih CEO Wang Xingxing naik menjadi US$ 16 miliar atau Rp 283,5 triliun. Saham perusahaan meroket 629%, membantu kapitalisasi pasar Unitree mencapai US$ 66 miliar atau Rp 1.169 triliun. Wang, yang berusia 36 tahun, pertama kali menjadi miliarder pada awal Agustus dengan nilai saham sebesar US$ 2,4 miliar. Unitree unggul dalam penjualan robot humanoid, meski tertinggal dari AgiBot dalam hal pengiriman. Antusiasme investor tumbuh seiring dukungan pemerintah China terhadap industri teknologi canggih seperti robotik dan semikonduktor. Direktur eksekutif Chanson & Co, Shen Meng, menyatakan kenaikan saham sebesar 629% sesuai ekspektasi, namun robot humanoid Unitree saat ini masih digunakan untuk riset, pengajaran, dan pertunjukan. Unitree menargetkan penggunaan robot humanoid untuk pekerjaan pabrik dan rumah tangga dalam jangka panjang, didukung oleh penurunan biaya perangkat keras dan kemajuan AI. Pasar global robot humanoid diprediksi tumbuh dari 20.000 unit pada 2025 ke 1,2 juta unit pada 2030, menciptakan pasar senilai US$ 37 miliar. Pendapatan Unitree naik lebih dari 300% per tahun ke 1,7 miliar yuan, dengan keuntungan bersih naik hampir 200% ke 278,2 juta yuan. Namun, perusahaan menghadapi risiko geopolitik, seperti larangan impor robot humanoid dari AS yang diumumkan pada Juli 2026.
Bagikan
Berita terkait
Robot Superman Unitree Kalahkan Rekor Manusia, Lari Kencang & Loncat 2 Meter
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 09.07
10 Miliarder Kehilangan Rp 6.639 Triliun, Ini Daftar Lengkapnya
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 21.00
Jelang Demo 27 Agustus, IHSG Berpotensi Tertekan Aksi Profit Taking
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 18.32
Polemik Blokir Rekening Botok, Bank Mandiri Pastikan Nasabah dan Pasar Saham Tetap Normal
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.47