Kemarau 2026 tak Sekering El Nino 1997, Agustus-September Jadi Puncak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kemarau 2026 tidak akan sekuat El Nino 1997, namun telah masuk kategori kuat. Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus-September 2026, mencakup 54 persen wilayah Indonesia. Wilayah terdampak utama meliputi NTT, NTB, Bali, Jawa, Sumatera selatan, dan Papua selatan. Kalimantan dan Papua berpeluang mengalami kemarau 80-90 persen, sementara beberapa wilayah Jawa pada Oktober. Kemarau 2026 lebih mirip pola El Nino 2023.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.30
Prakiraan Cuaca, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan
ANTARA News · 9 Agustus 2026 pukul 07.35
Minggu, BMKG: Cuaca kota-kota besar RI berawan hingga berawan tebal
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 06.45
Waspada Hujan Lebat Sabtu Ini, Simak Daftar Wilayahnya
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.45
Daftar Wilayah Indonesia 'Terpanggang' Agustus 2026, Ini Juaranya
Berita terkait
Waspada Hujan Lebat Selasa Ini, Simak Daftar Wilayahnya
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 06.49
Prakiraan Awal dan Puncak Musim Hujan 2026/2027 di Indonesia
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.30
Yang Bikin Musim Hujan Mundur dan Durasinya Lebih Pendek
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.45
BMKG Ungkap 1 Daerah yang Tidak Kena Hujan Terlama, sampai 131 Hari
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.15