Kementan Beri Beasiswa Rp 50 Juta untuk Anak ASN Korban Penembakan di Jayawijaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertanian memberikan beasiswa sebesar Rp 50 juta per orang, atau total Rp 300 juta, kepada empat anak ASN Kementan yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jayawijaya, Papua. Beasiswa ini ditujukan untuk keperluan sekolah dan kuliah agar anak-anak korban tetap mendapatkan pendidikan tinggi meskipun sudah ditinggalkan orang tuanya. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan bahwa penyaluran beasiswa dilakukan secara langsung, bukan bertahap. Selain beasiswa, tiga anak korban yang telah lulus pendidikan tinggi juga diberikan kesempatan kerja di Perum Bulog. Direktur Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa rekrutmen ini sudah dilaksanakan. Insiden ini terjadi saat tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya—Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Wli Mbuik (25)—diserang KKB saat menjalankan tugas di Distrik Muliama pada Rabu, 9 September 2020.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 20.43
Pangdam Cendrawasih Pastikan 4 Korban Penembakan KKB Bukan Intel TNI
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 17.34
Mentan Amran Beri Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Pegawai Pertanian yang Gugur di Papua
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.40
Ini Alasan 3 ASN Pertanian di Papua Tak Dikawal dan Ditembak KKB
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 12.28
Ungkap Detik-detik Pegawai Kementan Ditembak KKB, Keluarga: Sempat Dirawat di RSUD Wamena
Berita terkait
13 Tahun Aris Sanda Lintasi Jalur Berat Papua Berujung Tragis di Tangan KKB
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.45
Ini Tampang Anggota KKB yang Tembak Mati 3 ASN Jayawijaya
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 07.50
Satgas Damai Cartenz Identifikasi 2 Anggota KKB Penembak ASN di Muliama
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 17.55
Video Call Beredar, Polisi Buru 2 DPO Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 11.07