Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Kekeringan

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengoptimalkan 10.789 sumur bor dengan kapasitas lebih dari 114 ribu meter kubik per detik untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah rawan. Selain sumur bor, berbagai infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk juga dioptimalkan menghadapi puncak musim kemarau panjang atau El Nino. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen membangun infrastruktur pengelolaan air guna mendukung irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, dan memastikan pasokan pangan tetap terjaga.

Langkah strategis lainnya meliputi optimalisasi pola operasi bendungan dan jaringan irigasi agar distribusi air efisien. Kementerian PU juga menyiagakan 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, dan 49 mesin bor untuk dikerahkan ke daerah terdampak. Inventarisasi wilayah rawan kekeringan dan edukasi masyarakat dilakukan, termasuk penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) untuk menghemat penggunaan air di sektor pertanian.

Saat ini, terdapat 240 bendungan dengan total kapasitas tampung 7,89 miliar meter kubik, 601 situ dan danau (135,59 miliar m3), serta lebih dari 1.000 tampungan air baku yang disiagakan. Percepatan pembangunan bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), dan sumur bor terus dilakukan untuk memperkuat ketahanan air nasional jangka panjang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait