Kepala BGN Buka Suara soal Utang Rp1,6 T ke Dapur MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, angkat bicara mengenai tunggakan sebesar Rp1,6 triliun kepada pihak ketiga, termasuk untuk program Dapur MBG, pada tahun anggaran 2025. Ia menekankan bahwa tunggakan ini sedang dalam proses audit oleh lembaga auditor, dan tidak akan dibayar secara sepihak tanpa rekomendasi yang jelas. Sudaryono menegaskan kepatuhan terhadap mekanisme yang berlaku dan menyatakan tidak ada masalah serius dengan kewajiban tersebut.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, merincikan komposisi tunggakan yang mencapai Rp1,609 triliun, dengan komponen terbesar adalah belanja modal untuk pembangunan dapur sebesar Rp1,04 triliun. Rincian lain meliputi belanja bahan Rp16,1 miliar, sertifikasi SPPG Rp111 miliar, dan berbagai pos kegiatan lain seperti jasa konsultan, sewa kendaraan, hingga perjalanan dinas.
Pihak BGN berencana melunasi tunggakan ini pada tahun 2026, meskipun alokasi anggaran saat ini masih diblokir. Beberapa bagian yang telah melalui proses review dan sesuai ketentuan akan segera dibayarkan oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).
Bagikan
Berita terkait
BPK Selamatkan Rp 112 T, Prabowo: Kepercayaan Dunia ke Auditor RI Meningkat
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.38
Ketua MPR Sambangi BPK, Beri Undangan Sidang Tahunan 14 Agustus
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.40
Senator PFM Desak BPK Segera Terbitkan Audit Kerugian Negara, Jangan Hambat Penetapan TSK Korupsi DPR PBD
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 15.56
BGN Perketat Dapur MBG: CCTV Dipantau Pusat-Cek Kesehatan Rutin
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 20.30