Kepala BGN Buka Suara soal Utang Rp1,6 T ke Dapur MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, angkat bicara mengenai tunggakan sebesar Rp1,6 triliun kepada pihak ketiga, termasuk untuk program Dapur MBG, pada tahun anggaran 2025. Ia menekankan bahwa tunggakan ini sedang dalam proses audit oleh lembaga auditor, dan tidak akan dibayar secara sepihak tanpa rekomendasi yang jelas. Sudaryono menegaskan kepatuhan terhadap mekanisme yang berlaku dan menyatakan tidak ada masalah serius dengan kewajiban tersebut.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, merincikan komposisi tunggakan yang mencapai Rp1,609 triliun, dengan komponen terbesar adalah belanja modal untuk pembangunan dapur sebesar Rp1,04 triliun. Rincian lain meliputi belanja bahan Rp16,1 miliar, sertifikasi SPPG Rp111 miliar, dan berbagai pos kegiatan lain seperti jasa konsultan, sewa kendaraan, hingga perjalanan dinas.
Pihak BGN berencana melunasi tunggakan ini pada tahun 2026, meskipun alokasi anggaran saat ini masih diblokir. Beberapa bagian yang telah melalui proses review dan sesuai ketentuan akan segera dibayarkan oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).
Bagikan
Berita terkait
BGN Temukan Dapur MBG 'Dipalak' Yayasan 'Gabut'
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 21.38
Angin Segar untuk Calon Jemaah Haji Indonesia
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 06.00
Wamenhaj Ungkap Arahan Prabowo: Antrean Jadi 14 Tahun-Audit Tata Kelola Keuangan
kumparan · 28 September 2026 pukul 18.15
Gus Irfan Ungkap Perintah Prabowo Soal Biaya Haji 2027, Simak!
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 17.06