Kepala BGN Sebut Hampir 2.000 SPPG Ditutup Sementara Akibat Belum Punya SLHS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di Dinas Kesehatan setempat. Penutupan ini dilakukan setelah BGN melakukan penyisiran dan verifikasi terhadap puluhan ribu dapur SPPG, yang berawal dari total 27.485 dapur menjadi 27.022 dapur yang ditetapkan. Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa kepatuhan terhadap standar higiene dan sanitasi merupakan syarat mutlak, sehingga dapur yang belum memenuhi tahapan tersebut tidak dapat terus beroperasi. Ia menjelaskan bahwa 1.999 dapur tersebut tidak melakukan pendaftaran SLHS sama sekali, bukan mendaftar tetapi gagal memenuhi persyaratan. Penutupan ini merupakan bagian dari upaya memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG, dengan tujuan memastikan setiap dapur yang menyediakan makanan bagi penerima manfaat memenuhi standar keamanan pangan, higiene, dan sanitasi sebelum kembali beroperasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.40
BGN Tutup 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 15.59
Polri Ungkap Celah Korupsi MBG: Pengadaan, Operasional hingga SPPG
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.18
Purbaya Terjunkan Anak Buah Awasi Ketat Dapur MBG
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.35
Purbaya Awasi Langsung SPPG, Tak Benahi MBG Anggaran Bakal Dipangkas
Berita terkait
1.999 Dapur MBG Resmi Ditutup Sementara, Ini Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 10.17
BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Mendaftar SLHS
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 09.31
BGN Tutup 1.999 Dapur MBG Gara-Gara Tak Daftar SLHS
JawaPos · 7 September 2026 pukul 21.00
BGN Tutup 1.999 Dapur SPPG yang Tak Daftar SLHS
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.56