Kepuasan Publik Anjlok, Mahfud: Kritik ke Prabowo-Gibran Benar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turun drastis hingga 37 persen, menurun dari lebih 70 persen pada periode awal pemerintahan, menurut data Tempo Data Science. Survei ini sejalan dengan tren penurunan yang juga terlihat dalam riset lembaga survei independen seperti SMRC dan Indikator Politik. Penurunan ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan dan persoalan perekonomian. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai kritik masyarakat terhadap pemerintah benar dan patut diperhatikan, karena mencerminkan ketidakberhasilan tata kelola pemerintahan yang diharapkan memperlihatkan perkembangan positif. Mahfud mengkritik gaya kepemimpinan yang terlalu percaya diri dan cenderung mengabaikan kritik dengan narasi sentimental atau tuduhan terhadap penggunaan kepentingan asing. Meski demikian, ia melihat sinyal perubahan dari Presiden Prabowo, seperti pengurangan agenda kunjungan luar negeri dan langkah pembenahan terhadap program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis dan penindakan kasus korupsi besar. Mahfud menegaskan pentingnya pemerintah membuka ruang bagi kritik dan menggunakannya sebagai bahan evaluasi, terutama dengan masa pemerintahan yang masih panjang.
Bagikan
Berita terkait
Mahfud MD Respon Elektabilitas Prabowo-Gibran Anjlok: Saya Percaya Survei Itu...
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 08.50
Hasyim Sebut Prabowo-Gibran akan Maju Bareng di Pilpres 2029, yang Bisa Kalahkan Cuma...
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 10.50
Kalau Prabowo Mau Maju Lagi sebagai Presiden, Mahfud MD Kasih Saran Ini
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 10.35
Bakom Ungkap PR Pemerintah Naikkan Kepuasan Publik
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.52