Ketemu Gibran, Ini Oleh-Oleh Peserta Magang Kenshusei
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335351/original/036104700_1787972845-Pertemuan_Ikapeksi_dengan_Wapres_Gibran_RK.jpeg)
Alumni pemagangan Jepang (Kenshusei) membawa etos kerja, keterampilan, dan pengalaman industri sebagai 'oleh-oleh' untuk mendorong produktivitas ekonomi Indonesia. Pranyoto Widodo, Ketua Umam Ikapeksi, menyatakan pengalaman di Jepang tidak boleh hanya pribadi, tetapi perlu dikonversi menjadi usaha, produktivitas, dan lapangan kerja. Para peserta memperoleh kedisiplinan, produktivitas, tanggung jawab, budaya keselamatan, dan pola kerja sistematis. Penghasilan di Jepang juga menjadi sumber modal untuk pendidikan, pembangunan rumah, tabungan, dan usaha. Program SMART IKAPEKSI telah dilaksanakan di Grobogan, Ponorogo, dan Cilacap. Ikapeksi berkomunikasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, KP2MI, IM Japan, Japan Foundation, JICA, dan Kedutaan Besar Jepang. Gibran meminta kementerian terkait memperhatikan masukan tersebut serta mempercepat kemudahan pembiayaan bagi peserta pemagangan.
Bagikan
Berita terkait
Kementerian Kebudayaan Terima Peserta Magang, Pendaftarnya Tembus 1.848 Orang
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.15
Umrah Bersama Karyawan, Strategi Apresiasi dan Pengembangan SDM Perusahaan
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 19.34
Pendaftaran Calon Mitra Magang Nasional Batch 2 Dibuka hingga 31 Agustus, Simak Info Lengkapnya
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 22.45
Pendaftaran Program Magang Nasional Mau Dibuka Lagi, Ini Bocorannya
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 07.00