Jakarta · Senin, 21 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketika QRIS Cross-Border Jadi Solusi Pembayaran di Malaysia dan Singapura

QRIS Cross-Border dari Bank Indonesia kini tersedia di Malaysia dan Singapura, memudahkan wisatawan Indonesia bertransaksi tanpa perlu menukarkan uang tunai atau mengunjungi money changer. Dengan sistem integrasi dengan DuitNow (Malaysia) dan NETS (Singapura), pengguna cukup memindai kode QR untuk membayar, dengan nominal otomatis dikonversi ke mata uang lokal berdasarkan kurs bank yang transparan dan tanpa biaya tambahan. Fitur ini telah diterima baik oleh para pelancong Indonesia serta merchant lokal di kedua negara, termasuk restoran Nasi Lemak Wanjo di Kuala Lumpur dan toko vintage di Haji Lane, Singapura. Mayoritas wisatawan Indonesia kini lebih memilih transaksi nontunai karena prosesnya cepat, praktis, dan menguntungkan dibandingkan uang tunai atau money changer.

Menurut data Kepala Perwakilan BI Singapura Widi Agustin S, dari Januari hingga Juli 2026, total transaksi QRIS di wilayah kerja Singapura (meliputi Singapura, Malaysia, dan Thailand) mencapai hampir 10 juta transaksi, dengan Singapura sendiri mencatat 407.000 transaksi. Meskipun demikian, transaksi di Malaysia masih lebih tinggi secara volume dan nominal karena mobilitas wisatawan yang lebih besar. Untuk memperluas adopsi, BI meluncurkan gerakan GARUDA (Gerakan Akseptasi QRIS Antarnegara) yang melibatkan edukasi melalui maskapai penerbangan, notifikasi SMS kepada wisatawan, serta kolaborasi dengan penyedia telekomunikasi dan bank sentral kawasan.

Bank Indonesia juga sedang mempersiapkan ekspansi QRIS Cross-Border ke India, didorong oleh meningkatnya jumlah wisatawan India yang berkunjung ke Indonesia. Fokus ke depan adalah meningkatkan kesadaran pengguna maupun merchant agar penerimaan QRIS antarnegara semakin meluas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Berita terkait