Ketika Sebuah Foto Keluarga Menjadi Hadiah untuk Masa Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Teiichi Goto, President, CEO, dan Representative Director Fujifilm Holdings Corporation, mengunjungi program instaxnesia di Indonesia dan menyaksikan anak-anak panti asuhan yang antusias menggunakan kamera instax untuk mencetak foto bersama pengasuh dan teman-teman terdekat mereka. Program bertajuk 'First Family Photo: A Gift for the Future' ini merupakan inisiatif karyawan Fujifilm Indonesia yang bertujuan memberikan anak-anak panti pengalaman memiliki foto keluarga sebagai kenangan berharga.
Goto menekankan bahwa foto cetak memiliki kekuatan unik untuk menghidupkan kembali memori, termasuk suara, aroma, dan perasaan saat foto diambil. Ia meyakini bahwa di tengah dominasi digital, foto fisik tetap relevan karena mudah dipajang dan menjadi pengingat akan momen serta orang-orang penting dalam hidup. Hal ini sejalan dengan filosofi global Fujifilm, 'Giving our world more smiles', yang menekankan makna senyum lebih dari sekadar ekspresi, melainkan tentang kesejahteraan dan hubungan antarmanusia.
Goto juga menegaskan komitmen Fujifilm untuk memanfaatkan teknologi guna menjawab tantangan sosial. Baginya, inovasi dinilai bukan dari kecanggihan teknologi semata, melainkan dari kemampuannya menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.26
TTArtisan Rilis Lensa Neo Series: Unik Tanpa Ring Fokus
Berita terkait
Fujifilm Boyong Instax Mini 99 Matte Silver ke Indonesia, Apa Saja Fiturnya?
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 14.00
Teknologi di Balik Fitur Deteksi Foto Asli atau Buatan AI di iPhone 18
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.30
Punya iPhone 17 Pro, Perlu Ganti ke iPhone 18 Pro?
Detik.com · 11 September 2026 pukul 19.09
Cara Kerja Fitur Baru Apple Reference Image di iPhone 18 Pro Series
kumparan · 10 September 2026 pukul 18.13