Ketua Partai Hijau Kritik Nahkoda Baru di PBNU: 'Mau Siapa pun, Paling Jadi Alat Stempel Rezim'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Roy Murtadho atau Gus Roy, Ketua Partai Hijau, mengkritik pergantian kepemimpinan PBNU tidak akan menimbulkan perubahan substantif. Ia menyoroti kebijakan PBNU dalam pengelolaan konsesi tambang yang berpotensi memperbesar eksploitasi lingkungan. Gus Roy juga menilai PBNU belum serius membangun kemandirian ekonomi non-ekstraktif dan perlu mengambil posisi kritis terhadap kebijakan pemerintah neoliberal-militeristik. Ia menekankan minimnya kajian sosial-keagamaan sebagai dasar kritik kebijakan negara. Gus Roy menyatakan bahwa pemimpin PBNU apa pun tidak akan mengubah pola organisasi yang hanya menjadi alat stempel rezim.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU, Apresiasi Pelaksanaan yang Guyub dan Rukun
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.37
Tatap Abad Kedua, Gus Kikin: Modal Qanun Asasi, Kita Galang Persatuan
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.29
Gus Kikin di Depan Prabowo: Saya Banyak Unsur Angka 8
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.15
Gus Kikin Akan Rangkul Semua Elemen usai Terpilih Ketum PBNU
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 11.46