Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ketum Projo Budi Arie Ogah Tarik Ucapannya Soal Kemungkinan Prabowo Jatuh Sebelum 2029

Ketua Umum Partai Rakyat Jawa (Projo) Budi Arie Setiadi menyatakan tidak akan menarik kembali pernyataannya terkait kemungkinan pelaksanaan Pemilu lebih cepat dari jadwal 2029. Dalam konferensi pers di Jakarta, Budi Arie menjelaskan bahwa analisis politik tidak sama dengan kehendak politik, sehingga ia tidak merasa perlu meralat pandangannya. Ia menegaskan bahwa pernyataannya hanya merupakan skenario yang muncul dari pembacaan dinamika politik, bukan ajakan untuk mempercepat Pemilu.

Budi Arie mengatakan pernyataannya muncul setelah mengamati gerakan mahasiswa dan berbagai aspirasi di ruang publik. Ia menekankan pentingnya mengelola dinamika politik dengan hati-hati agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Budi Arie juga menegaskan komitmen pada prinsip reformasi, termasuk pelaksanaan Pemilu lima tahunan sebagai bagian dari kesepakatan demokrasi.

Dalam pernyataannya, Budi Arie mengingatkan agar masyarakat waspada dan mengantisipasi kemungkini yang serupa dengan situasi menjelang perubahan besar pada akhir Orde Baru, seperti yang terjadi pada tahun 1997-1999. Ia membandingkan kondisi sosial dan ekonomi saat ini dengan periode sebelum perubahan besar tersebut, namun tidak secara terbuka mendukung percepatan Pemilu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait