Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Keuntungan Bulog Naik, Anggaran Pemeliharaan Gudang Tambah Dua Kali Lipat

Perum Bulog akan menambah anggaran pemeliharaan gudang beras hingga dua kali lipat untuk menjaga kualitas beras dan komoditas pangan lain. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan penambahan biaya operasional ini mengikuti naiknya margin penjualan Bulog menjadi 7 persen per kilogram atau setara Rp 970 per kg. Anggaran baru mulai berlaku September 2026. Sebagai gambaran, biaya pemeliharaan Gudang Tipe A berkapasitas 3.500 ton ke atas naik dari Rp 2 juta menjadi Rp 4 juta.

Kenaikan margin ini tertuang dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 3 Tahun 2026, yang mengerek margin Bulog dari sebelumnya Rp 50 per kg menjadi Rp 970 per kg. Dengan nilai tersebut, laba bersih Bulog diproyeksikan mencapai Rp 1,14 triliun pada 2026. Rizal menyatakan tambahan hasil positif akan digunakan untuk memperbaiki kualitas pelayanan Bulog kepada masyarakat.

Selain itu, Bulog berhasil menghemat anggaran hingga Rp 1,07 triliun tahun ini. Penghematan berasal dari penurunan beban bunga cicilan dari 7-8 persen menjadi hanya 3 persen, didukung subsidi bunga kredit pemerintah sebesar 2 persen.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait