Kisah Perajin Batik Lokal Kantongi Omzet Ratusan Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program pembinaan UMKM PT Pertamina (Persero) berhasil meningkatkan kinerja 428 perajin batik melalui penguatan kapasitas usaha, pengembangan produk, dan perluasan akses pasar. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal melalui pemberdayaan inklusif.
Beberapa UMKM mencatat pertumbuhan signifikan, seperti Roona Batik dan Batik Jinggar di Yogyakarta dengan omzet masing-masing Rp 100 juta per bulan. Canting Batik Tulis Riau mencatat omzet lebih tinggi mencapai Rp 150 juta per bulan. Selain itu, program Sriekandi Patra di Boyolali menyediakan workshop dan modal bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan membatik dan paket edukasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 12.00
Saat Sinar Matahari Topang Aktivitas Ekonomi Warga Nagari Kataping, Sumbar
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 11.13
Pertamina Terus Dorong Pertumbuhan UMKM Batik di Berbagai Daerah
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 22.28
Mendagri Lepas 125 Truk Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 19.19
Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas lewat Pembinaan dan Perluasan Akses Pasar
Berita terkait
UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina, Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.03
66 Ribu UMKM Jalani Pembinaan, Fokus Bangun Nilai Jual Lewat Storytelling
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.58
Pertamina Buka SMEXPO 2026, Libatkan Lebih dari 150 UMKM Binaan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 07.23
Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 05.50