Kisah Raja Kretek Asal Kudus, Sebar Brosur Rokok dari Langit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nitisemito, pengusaha asal Kudus, membangun kerajaan bisnis kretek merek Tjap Bal Tiga pada awal 1900-an. Ia dikenal sebagai 'Raja Kretek' karena berhasil mengubah produksi rumahan menjadi industri besar. Pada 1934, perusahaannya mempekerjakan 10 ribu karyawan dengan kapasitas produksi mencapai 8 juta batang rokok per hari.
Nitisemito menerapkan strategi pemasaran masif, termasuk penggunaan radio sendiri dan penyebaran brosur melalui pesawat terbang. Jangkauan pasarnya sangat luas, mencakup wilayah dari Aceh hingga Boven Digul, bahkan merambah ke Singapura dan Johor. Kejayaannya diakui pemerintah kolonial, terbukti dengan kunjungan Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada 1937.
Namun, bisnis ini mulai menurun akibat masalah internal, persaingan ketat, serta dampak Perang Dunia II dan pendudukan Jepang. Setelah Nitisemito wafat pada 1953, kejayaan Bal Tiga berakhir. Saat ini, sejarah dan dokumen perusahaannya tersimpan di Museum Kretek.
Bagikan
Berita terkait
Adam Korban KM Virgo Berpulang, Rencana Nikah Tahun Depan Pupus
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.26
Kopdes Merah Putih Bakal Buka Setiap Hari, Pengurus Atur Sistem Sif
JawaPos · 30 September 2026 pukul 00.51
Kisah Adam, Korban KM Virgo Baru Lamar Kekasihnya, Kini Pulang ke 'Tempat Baru'
kumparan · 29 September 2026 pukul 19.33
Korban KM Virgo Asal Kudus Dimakamkan di Samping Makam Ayahnya
kumparan · 29 September 2026 pukul 18.27