Konglo Haji Isam Bidik 62,25% Saham BYAN, Begini Kinerja Keuangannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, dikabarkan membidik 62,25% atau sekitar 20,79 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Dengan estimasi harga Rp14.400 per lembar saham, nilai transaksi akuisisi tersebut diperkirakan menyentuh angka Rp300 triliun. Mayoritas kepemilikan saham BYAN saat ini masih dipegang langsung oleh konglomerat Dato' Low Tuck Kwong.
Di tengah rencana transaksi besar tersebut, BYAN membukukan kinerja keuangan yang positif pada semester I-2026. Laba bersih perseroan melonjak 17,46% mencapai US$410,25 juta atau setara Rp7,32 triliun. Kenaikan laba ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 13,7% menjadi US$1,74 miliar serta peningkatan laba kotor menjadi US$615,58 juta.
Secara operasional, BYAN juga sukses melakukan efisiensi dengan memangkas beban umum dan administrasi menjadi US$49,77 juta serta memotong beban keuangan menjadi US$2,38 juta. Posisi keuangan perseroan tetap solid dengan total aset yang meningkat menjadi US$3,78 miliar, ditopang ekuitas sebesar US$2,58 miliar dan total liabilitas US$1,19 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.47
Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.27
IHSG Dibuka Naik 1%, Haji Isam Jadi 'Bensin' Pagi Ini
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 09.30
JARR Gelar RUPSLB Di Tengah Rumor Haji Isam Mau Caplok BYAN
Berita terkait
Saham-saham Milik Haji Isam Kompak Terbang Tinggi di Tengah Rumor Akuisisi BYAN
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.28
Perusahaan Haji Isam Ini Segera Gelar RUPSLB, Muncul di Tengah Rumor Akuisisi BYAN
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 07.54
Haji Isam Siap Akuisisi 62,2 Persen Saham Bayan Resources
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 08.59
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.45