Kontak Senjata di Nduga: Satgas TNI Habema Serbu Tempat Persembunyian OPM Kodap III
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satuan Tugas Komando Operasi (Satgas Koops) TNI Habema melakukan kontak senjata sengit dengan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma pimpinan Egianus Kogoya di hutan Kabupaten Nduga, Papua, pada Senin. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangogawilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menyatakan bahwa kontak tersebut terjadi saat personel TNI masuk ke hutan untuk mencari, menemukan, dan menangkap anggota kelompok bersenjata tersebut. Menurutnya, kelompok OPM menghujani pasukan dengan tembakan senjata api, namun pasukan TNI berhasil memukul mundur mereka jauh dari pemukiman warga. Seluruh anggota TNI selamat dalam operasi ini. Pangkogabwilhan III menegaskan bahwa operasi akan terus dilakukan untuk menangkap kelompok separatis tersebut, dengan tetap mengedepankan aturan engagement (ROE) dan prinsip keselamatan rakyat. Ia juga mengimbau seluruh anggota OPM untuk segera menyerah dan kembali ke masyarakat. TNI menjamin akan bertindak tegas namun tetap profesional dan menjunjung hukum serta hak asasi manusia dalam setiap operasinya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 23.30
Buru Anggota OPM, Satgas TNI Diberondong Tembakan di Nduga Papua
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 18.40
Panglima TNI Buka Suara soal Penanganan Masalah di Papua
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 13.55
TNI Tangkap Petinggi OPM di Papua Pegunungan Saat Hendak Beli Senjata
kumparan · 20 September 2026 pukul 07.17
TNI Tangkap Wakil Komandan Batalyon OPM di Yahukimo saat Mau Beli Senjata
Berita terkait
Kontak Senjata, Satgas TNI Pukul Mundur OPM di Nduga Papua
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 01.00
Bos OPM Abdon Kisamdu Ditangkap di Bandara Yahukimo
Detik.com · 20 September 2026 pukul 05.47
Mau Transaksi Beli Senpi, Petinggi OPM Ditangkap di Yahukimo
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 23.32
Koops TNI Habema Tangkap Wadanyon TPNPB-OPM Abdon Kisamdu saat Hendak Borong Senjata Api
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 21.16