Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Krisis Chip Global Ubah Pilihan Smartphone: Kini yang Dicari Punya Daya Tahan Baterai Lama

Kelangkaan chip memori global, yang dialihkan ke produksi chip untuk pusat data AI karena margin lebih tinggi, menyebabkan harga smartphone naik secara signifikan. Menurut data IDC, harga jual rata-rata smartphone global diproyeksikan naik 27,6 persen menjadi USD581 (sekitar Rp10,3 juta) pada 2026. Tekanan harga ini diperkirakan berlangsung hingga 2028, bahkan mungkin melewati 2030. Harga DRAM naik lebih dari 50 persen dan NAND Flash melonjak lebih dari 90 persen pada kuartal I 2026, sementara biaya memori naik hampir 300 persen pada kuartal II 2026. Akibatnya, produsen menyesuaikan konfigurasi smartphone, seperti menurunkan RAM pada model entry-level dan kelas menengah, sementara beberapa flagship tetap mempertahankan RAM 12GB.

Berita terkait