Krisis Chip Global Ubah Pilihan Smartphone: Kini yang Dicari Punya Daya Tahan Baterai Lama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelangkaan chip memori global, yang dialihkan ke produksi chip untuk pusat data AI karena margin lebih tinggi, menyebabkan harga smartphone naik secara signifikan. Menurut data IDC, harga jual rata-rata smartphone global diproyeksikan naik 27,6 persen menjadi USD581 (sekitar Rp10,3 juta) pada 2026. Tekanan harga ini diperkirakan berlangsung hingga 2028, bahkan mungkin melewati 2030. Harga DRAM naik lebih dari 50 persen dan NAND Flash melonjak lebih dari 90 persen pada kuartal I 2026, sementara biaya memori naik hampir 300 persen pada kuartal II 2026. Akibatnya, produsen menyesuaikan konfigurasi smartphone, seperti menurunkan RAM pada model entry-level dan kelas menengah, sementara beberapa flagship tetap mempertahankan RAM 12GB.
Bagikan
Berita terkait
Harga iPhone 18 Pro Disinyalir Akan Lebih Terjangkau
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 08.34
Samsung Paling Tahan Digempur Krisis Chip, Diprediksi Rajai Pasar HP 2026
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 11.12
Rumor vivo V70 Lite 4G, akan Gunakan Baterai Berkapasitas 8.100 mAh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 19.50
Krisis Chip Diprediksi Lama, HP Indonesia Sarankan Beli Laptop-PC Sekarang
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.39