Kurang dari Sebulan, 7 ETF Emas Raup Dana Kelolaan Rp90,39 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tujuh produk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas yang diluncurkan sejak 10 Agustus 2026 berhasil mengumpulkan dana kelolaan (AUM) sebesar Rp90,39 miliar hingga akhir Agustus 2026. ETF-ETF ini dikelola oleh tujuh manajer investasi berbeda dan merupakan bagian dari upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendalami pasar modal dan memperluaskan akses investasi bagi publik. Luncuran ini juga mendukung salah satu dari delapan rencana aksi reformasi pasar modal, khususnya terkait pasar bullion. Pada tahap awal, lima produk ETF emas diluncurkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Agustus 2026, masing-masing dikelola oleh PT Trimegah Asset Management, PT BRI Manajemen Investasi, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Syailendra Capital, dan PT Indo Premier Investment Management. Keenam lima produk ini mencatat sekitar 63,8 juta unit penyertaan dengan total nilai aktiva bersih (NAB) awal sekiti Rp21,68 miliar. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menekankan bahwa peluncuran ETF emas juga mendukung reformasi tata kelola pasar modal, memperkuat daya saing, dan membuka akses investasi yang lebih inklusif. Selain itu, produk-produk ini telah memperoleh prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah MUI, sehingga menjadi alternatif bagi investor yang ingin berinvestasi di emas dengan mempertimbangkan aspek kepatuhan syariah.
Bagikan
Berita terkait
IndexPolitica: Kinerja Mentan Amran Raih Skor 91, Tertinggi di Kabinet
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 22.04
Prabowo Perintahkan Himbara Buatkan Rekening untuk Semua Warga RI
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 22.00
SSIA Siapkan Capex Rp2,2 Triliun pada 2026, Fokus ke Subang Smartpolitan
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.50
Pramono Ungkap Abu Anak Krakatau Menurun, Jakarta Tetap Lakukan Penyemprotan Jalan hingga Besok
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.50