Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kurangi Ketergantungan Impor LPG, Indonesia Harus Membangun Sistem Energi yang Adaptif

Indonesia masih sangat bergantung pada impor Liquefied Petroleum Gas (LPG), dengan 80,58 persen kebutuhan nasional—sekitar 8,6 juta ton per tahun—harus dipenuhi melalui impor. Produksi dalam negeri hanya mencapai 1,6 hingga 1,7 juta ton per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa ketergantungan ini tidak berarti Indonesia kekurangan sumber energi, namun menunjukkan pentingnya memperkuat dan mengoptimalkan sumber daya energi lokal. Rantai pasok energi juga dipengaruhi oleh fluktuasi harga global, logistik, dan dinamika perdagangan internasional, sehingga keberagaman sumber dan jalur pasokan diperlukan untuk menjaga ketahanan energi.

Berita terkait