Laba Cinema XXI Anjlok 40% di Semester I 2026, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola Cinema XXI, mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,63 triliun pada semester I-2026, turun 8,59% dibandingkan Rp2,88 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh penurunan penjualan tiket bioskop sebesar 11,82% (Rp1,58 triliun dari Rp1,79 triliun) dan penurunan pendapatan dari makanan dan minuman sebesar 8,44% (Rp886,34 miliar). Meskipun demikian, pendapatan iklan tumbuh signifikan hingga 212,78% mencapai Rp96,91 miliar dari Rp30,98 miliar. Di sisi lain, perseroan berhasil menekan beban operasi sebesar 4,71% menjadi Rp2,33 triliun, namun upaya penghematan ini tidak cukup untuk menahan penurunan laba. Laba usaha turun 30,07% menjadi Rp307,58 miliar dari Rp439,89 miliar, sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk anjlok 40,03% menjadi Rp173,05 miliar dari Rp288,56 miliar. Arus kas dari aktivitas operasi juga mengalami penurunan dari Rp763,71 miliar menjadi Rp531,64 miliar. Pada akhir Juni 2026, CNMA memiliki kas dan setara kas sebesar Rp1,39 triliun, sementara total aset perseroan turun dari Rp6,76 triliun menjadi Rp6,20 triliun dengan liabilitas dan ekuitas masing-masing sebesar Rp2,28 triliun dan Rp3,92 triliun.
Bagikan
Berita terkait
Hadirkan Pengalaman Menonton Lebih Dekat, Cinema XXI Buka Bioskop Pertama di Maros
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 04.41
Destinasi Hiburan Baru Hadir, Pengalaman Nonton Film Kini Makin Lengkap
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 14.35
Jadwal Bioskop Jogja Hari Ini, Kamis 10 September 2026
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 11.11
Kinerja PFN Lesu, Sinewara Siap Tantang Cinema XXI dan CGV?
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.42