Laba GMFI Tembus USD 10,81 Juta, Pendapatan Tumbuh 51 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT GMF mencatat pertumbuhan pendapatan 51% pada KQ2 2026 mencapai USD 270,29 juta dari USD 178,96 juta tahun sebelumnya. Laba berjalan mencapai USD 10,81 juta dengan EBITDA naik 39,1% menjadi USD 34,82 juta. Pertumbuhan didorong peningkatan Time Material Basis (TMB) dari Garuda Indonesia Group dan non-Grup, termasuk reaktivasi pesawat airframe dan engine milik lessor. Ekuitas GMF mencapai USD 144,62 juta, naik 158,1% dari defisiensi USD 248,99 juta tahun sebelumnya. Sertifikasi AS9100D dari Malaysia membuka peluang pengembangan bisnis aerostructure.
Bagikan
Berita terkait
Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.42
Pendapatan Tumbuh 67%, PT Garam Cetak Laba Rp 112,02 Miliar
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.45
Laba Alamtri (ADMR) Melonjak 24%, Raup US$162,57 Juta pada Semester I-2026
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 11.19
Laba Semen Indonesia (SMGR) Meroket 5 Kali Lipat Sentuh Rp228,25 M
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.05