Laba PTBA Meroket 215% Jadi Rp 2,64 Triliun, Ini Penopangnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) mencatatkan kinerja keuangan yang sangat kuat pada semester I-2026. Laba bersih emiten batu bara ini mencapai Rp 2,64 triliun, melonjak 214,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 839,9 miliar. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan pendapatan hingga Rp 22,03 triliun, naik 7,7% dari Rp 20,45 triliun pada semester I-2025. Pendapatan dari penjualan batubara mencapai Rp 21,67 triliun, sementara pendapatan dari aktivitas lainnya mencapai Rp 355,53 miliar.
PTBA juga berhasil menekan beban pokok pendapatan dari Rp 18,20 triliun menjadi Rp 17,78 triliun. Akibatnya, laba bruto melesat hingga Rp 4,25 triliun dari Rp 2,25 triliun, dan laba usaha mencapai Rp 2,82 triliun, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Rp 914,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada sisi neraca, total aset PTBA mencapai Rp 48,10 triliun per akhir Juni 2026, naik dari Rp 43,92 triliun akhir 2025. Ekuitas total tercatat sebesar Rp 25,34 triliun, sementara liabilitas mencapai Rp 22,76 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.31
Laba United Tractors (UNTR) Anjlok Jadi Rp742,22 Miliar, dari Rp8,37 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 11.19
Laba Alamtri (ADMR) Melonjak 24%, Raup US$162,57 Juta pada Semester I-2026
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 10.23
Laba J Resources (PSAB) Melejit 803% Jadi US$177,89 Juta
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.02
SSMS Kantongi Laba Rp1 Triliun, Pendapatan Melonjak 36,5%
Berita terkait
Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 88%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 11.25
Laba Semen Indonesia (SMGR) Meroket 5 Kali Lipat Sentuh Rp228,25 M
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.05
BRI Raup Laba Rp 31,2 Triliun pada Semester I 2026, Naik 17,5 Persen
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 15.43
Laba ANTAM Rp6,9 Triliun di Semester I 2026, Arus Kas Operasi Negatif Rp751 Miliar
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 09.00