Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatat laba tahun berjalan semester I-2026 sebesar Rp204,9 miliar, turun 11,05% dari Rp230,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini dipicu oleh anjloknya pendapatan 12,65% menjadi Rp1,31 triliun dari sebelumnya Rp1,50 triliun. Penjualan barang beli putus turun 15,42% menjadi Rp928,9 miliar, sementara komisi penjualan konsinyasi terkoreksi 5,13% menjadi Rp383,9 miliar.
Meskipun beban pokok penjualan berhasil ditekan 16,62% menjadi Rp590,1 miliar, penurunan pendapatan tetap menekan laba bruto sebesar 9,12% menjadi Rp722,7 miliar. Laba usaha tercatat Rp204,6 miliar, turun 4,37%. Total laba komprehensif turun lebih dalam 22,60% menjadi Rp184,5 miliar, terdampak kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan senilai Rp26,1 miliar. Total aset RALS per semester I-2026 turun menjadi Rp4,5 triliun dari Rp4,7 triliun di akhir 2025.
Bagikan
Berita terkait
GOTO Makin Terperosok Usai Era Gocap Berakhir, Ini Kata Manajemen
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 13.16
Harga Saham Nyungsep di Bawah Gocap, GOTO Buka Suara
Detik.com · 28 September 2026 pukul 10.43
Semen Indonesia Siap Bagikan 100% Laba 2026 sebagai Dividen
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.30
Efisiensi Angkat Kinerja PTBA, Laba Semester I 2026 Melonjak 215% Jadi Rp2,64 T
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 22.30