Lahan Negara Jadi Solusi Hunian Rakyat, Seberapa Murah?
Liputan6.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3191816/original/039875600_1595856810-20200727-Target-Hunian-Rusun-Pasar-Rumput-3.jpg)
Menurut data BPS 2026, 9,29 juta rumah tangga belum memiliki hunian sendiri dengan backlog rumah menurun menjadi 12,39% dari 13% pada 2025. Tiga provinsi dengan backlog terbesar adalah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Pemerintah memanfaatkan lahan negara seperti PT KAI untuk pembangunan perumahan, termasuk proyek 50.000 unit hunian vertikal di Kampung Bandan, Jakarta, serta rusunami di Manggarai dengan skema kredit ringan 6% untuk MBR hingga Rp 12 juta/bulan (lajang) atau Rp 14 juta/bulan (pasangan).
Bagikan
Berita terkait
Bali Kejar Target 4.184 Rumah untuk MBR, KUR Perumahan Laris Manis
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.52
Punya Tanah tapi Belum Bersertifikat? Pemerintah Siapkan Sertifikasi Gratis untuk MBR
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 18.30
430 Ribu Warga Sulsel Belum Punya Rumah, Makassar Tertinggi
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.00
Hashim Ingatkan soal Maintenance Ketika Bangun Hunian untuk MBR
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 21.53