Lawang Sewu Raih 1,63 Juta Pengunjung hingga Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/3905936/original/091568100_1642411350-IMG_5238.jpeg)
Lawang Sewu, sebuah bangunan warisan di Kawasan Tugu Muda Semarang, mencatat 1.636.638 pengunjung secara kumulatif sejak 2024 hingga Agustus 2026. Pada periode Januari-Agustus 2026, tercatat 376.997 pengunjung, yang sudah melampaui setengah jumlah kunjungan selama seluruh tahun 2025 (620.550 pengunjung). Bangunan ini dulunya berfungsi sebagai kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) dan kini menjadi simbol sejarah perkembangan perkeretaapian di Indonesia, khususnya di Kota Semarang. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menekankan pentingnya Lawang Sewu sebagai peninggalan yang menyimpan cerita perjalanan perkeretaapian dari masa lalu hingga kini. Pengunjung dapat mempelajari sejarah tersebut melalui bangunan, koleksi, dan informasi yang tersedia di lokasi.
Pada periode yang sama, mobilitas penumpang kereta api di Semarang juga meningkat. Stasiun Semarang Poncol melayani 1.867.005 pelanggan naik dan turun, sementara Stasiun Semarang Tawang mencatat 1.262.315 pelanggan. Kombinasi antara meningkatnya minat terhadap warisan budaya dan mobilitas transportasi ini menegaskan peran strategis Lawang Sewu dalam menunjang pariwisata dan identitas kota. Dibangun oleh NIS antara 1904 hingga 1907, Lawang Sewu mendapat namanya dari banyaknya pintu dan jendelanya, serta kini menjadi gugusan wisata penting yang mendukung daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara di Semarang.
Bagikan
Berita terkait
Catat 1,63 Juta Pengunjung, KAI Sebut Lawang Sewu Jadi Destinasi Heritage Perkeretaapian Indonesia
JawaPos · 12 September 2026 pukul 07.00
Upaya Pemprov Jateng Kembali Semarakkan Kawasan Maerokoco dan PRPP
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.47
Momen Prabowo Jajal Kereta Nusantara Explorer, Ngaku Baru Pertama Kali Naik
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 14.36
MTQ Nasional 2026 Diikuti 2.242 Peserta dari 37 Provinsi
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 07.43