Le Minerale Raih Anugerah Ekonomi Hijau Berkat Konservasi Sumber Daya Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Le Minerale meraih Anugerah Ekonomi Hijau untuk Konservasi Sumber Daya Air dari Hulu ke Hilir atas pendekatan konservasi air yang terintegrasi dan berbasis ilmiah. Penghargaan ini mengakui komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air melalui perlindungan ekosistem, pengelolaan kawasan resapan, dan pembangunan infrastruktur konservasi air. Menurut Managing Director Mayora Beverages Riko Sistanto, penghargaan ini memvalidasi langkah-langkah yang terus dilakukan untuk mendukung keberlanjutan sumber daya air secara jangka panjang.
Hingga akhir 2025, Le Minerale telah menanam 244.268 pohon di berbagai wilayah dan membangun 341 sumur resapan serta 22 sumur imbuhan untuk mendukung proses recharge air tanah. Program konservasi tidak hanya fokus pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup pemantauan pertumbuhan pohon secara berkala dan pelaporan transparan. Infrastruktur seperti kolam resapan juga dibangun untuk mendukung infiltrasi air ke dalam tanah dan menjaga keseimbangan sumber daya air.
Pendekatan yang diterapkan oleh Le Minerale mencakup smart recharge, metode konservasi modern yang menggunakan metodologi ilmiah untuk menentukan zona dan infrastruktur yang tepat. Kombinasi konservasi vegetasi, sumur imbuhan, sumur resapan, dan kolam resapan menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan sumber daya air secara berkelanjutan. Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau menyampaikan bahwa pendekatan terintegrasi ini menjadi dasar utama apresiasi yang diberikan kepada Le Minerale.
Bagikan
Berita terkait
ESGIN, KPCI dan KKDC Kolaborasi Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 10.50
Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 Perkuat Dukungan untuk Ekonomi Hijau
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.55
ENSIA 2026 Perkuat Inovasi Bisnis Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 20.14
UTA 45 Jakarta Latih Masyarakat RPTRA Dukuh Manis Ciptakan Sabun Eco Enzyme
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 19.52