Lembah Kematian Riset: Mengapa Inovasi Indonesia Sulit Masuk Pasar?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arif Satria BRIN menyampaikan masalah 'Lembah Kematian' dalam IISE 2026, yaitu jurang dimana hasil penelitian tidak sampai ke pasar. Penelitian sering berhenti pada pembuktian kemampuan, sementara industri butuh produksi, biaya, dan pembeli nyata. Contoh India: IIT Madras menghubungkan akademisi dengan industri lewat Research Park, berhasil melahirkan startup Agnikul Cosmos yang mengembangkan roket 3D printing dan berhasil melakukan penerbangan suborbital 2024. IISE 2026 bisa jadi jembatan, tetapi keberhasilan tidak ditentukan jumlah pengunjung, melainkan teknologi yang memperoleh follow-up industri, prototipe uji bersama, pendanaan startup, kontrak, dan produksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 16.36
AiMOGA Resmi Memasarkan 2 Robot Pintar di Indonesia, Harga Termurah Rp 50 Jutaan
Detik.com · 10 September 2026 pukul 13.31
iPhone Duo yang Dijual Mahal Jadi Kritik Analis
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 11.37
Indonesia Menuju Center of Excellence Kebencanaan dengan Penguatan Teknologi
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 10.25
Jawab Tantangan Industri, IEE Series 2026 Soroti Kunci Kolaborasi & Efisiensi Teknologi
Berita terkait
Airlangga Bongkar PR Besar Industri Indonesia Hadapi Perubahan Ekonomi Global
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 13.30
Mesin Uang Baru China Bernilai Rp 3.000 Triliun, Amerika Minggir Dulu
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.15
Daftar Teknologi Anak Bangsa yang Dikagumi Prabowo
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.15
Prabowo Antusias Cermati Perkembangan Teknologi dan Hasil Riset BRIN
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.05