Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Listrik NTT Pulih, DEN: Aktivitas Warga Kembali Bergerak

Gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada pekan ke-32 tahun 2026 sempat melumpuhkan sistem kelistrikan setempat. Namun, PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 11 gardu induk (GI) yang terdampak dalam waktu kurang dari 12 jam. Progres pemulihan gardu distribusi di seluruh daratan Flores mencapai 92% pada Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA, dan seluruh pelanggan terdampak kembali mendapatkan aliran listrik pada 18 Agustus 2026 pukul 17.00 WITA. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi menilai pemulihan cepat ini sebagai langkah krusial untuk menopang aktivitas masyarakat dan menjadi wujud ketahanan energi nasional. Menurutnya, kecepatan pemulihan jaringan listrik dalam situasi kritis menjadi indikator utama ketahanan energi nasional. Respons cepat ini juga patut menjadi acuan penanganan kelistrikan pascabencana ke depan. Kholid menekankan bahwa penanganan darurat harus dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan keselamatan warga maupun petugas di lapangan. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan melaporkan bahwa pemulihan layanan listrik di NTT telah mencapai 99,9%, dengan 566.525 pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik. Hanya tersisa satu gardu distribusi untuk 296 pelanggan yang masih dalam penanganan. Selain kelistrikan, jaringan telekomunikasi juga menunjukkan pemulihan signifikan hingga 99,7%. Pemulihan di Kabupaten Manggarai Timur melonjak ke angka 98,3% dari sebelumnya 76,3%, sementara Kabupaten Ende telah mencapai 98,6%. BNPB juga terus memulihkan infrastruktur jalan dan jembatan. Dari 33 titik longsor yang terdeteksi, 32 titik telah ditangani dan dapat dilalui secara fungsional. Empat titik patahan jalan serta empat jembatan terdampak kini sudah kembali dapat difungsikan oleh masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait