Loyalis Jokowi: Dulu Butuh Gibran Biar Koalisi Utuh dan Menang, Sekarang Dilepas Sendirian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dede Budhyarto, loyal Jokowi, mengkritik perubahan sikap terhadap Gibran setelah Pemilu 2024. Dulu, Gibran diperlukan sebagai wapres untuk menjaga keutuhan koalisi dan meningkatkan peluang kemenangan pasangan Prabowo-Gibran. Namun setelah menang, Gibran kini dilepas menghadapi gugatan ijazah di Mahkamah Konstitusi sendirian. Dede menyebut paradoks ini dan menuding pendukung yang baru dukung setelah kemenangan sebagai "pendukung teroris palsu". Gibran menghadapi tuntutan untuk mendiskualifikasi dan membatalkan keputusan MPR serta pelantikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.03
Sindiran Jubir PDIP ke Jokowi usai Pamer KTA PSI: Harusnya Ijazah
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 14.24
Guntur PDIP: Jokowi Diminta Menunjukkan Ijazah, Malah Pamer KTA
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.52
Ijazah Gibran Dipersoalkan di MK, Relawan Sesalkan Parpol Pengusung Main Aman
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.50
Jokowi Santai Merespons Wacana Ambang Batas Parlemen: Mau 5% Mau 8% Oke!
Berita terkait
Sesama Eks Demokrat, Denny Indrayana dan Roy Suryo Kompak Serang Ijazah Jokowi-Gibran
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 09.20
Budi Arie Singgung Nasib Prabowo di Sebelah Jokowi, Pengamat: Kemesraan Selama Ini Hanya Palsu?
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 13.29
Hendri Satrio Sentil Gibran Soal Gaya Politik: Tau Diri, Kamu Bukan Jokowi!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.24
Budi Arie Bongkar Persamaan Jokowi dan Gibran! Hendri Satrio Langsung Sentil Bedanya dengan Prabowo!
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 15.04