Luhut Minta Bos BGN Benahi Tata Kelola MBG pasca 1.300 SPPG Ditutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Luhut menekankan bahwa eksekusi program harus berlandaskan data akurat, pengawasan ketat, dan koreksi cepat jika ada kesalahan. Ia meminta refokus lokasi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) seperti Papua, Maluku, Nias, dan NTT yang memiliki tingkat stunting tinggi. Sejumlah 1.700 SPPG saat ini difokuskan di wilayah dengan stunting tinggi. Luhut juga menyatakan apresiasi atas penutupan 1.300 SPPG yang belum memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. DEN berkomitmen membantu perbaikan tata kelola dengan rekomendasi strategis dan memperkuat digitalisasi sistem BGN untuk transparansi pengawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.49
Bertemu Kepala BGN, Luhut Minta MBG Dibenahi Total!
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.25
Kepala BGN Datangi Kantor Luhut, Bahas Perbaikan dan Fokus MBG
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.05
MBG Harus Lebih Baik! Bos BGN Kini Wajibkan Kepala SPPG Mulai Standby Dini Hari
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.04
Menko Pangan Minta MBG di Wilayah 3T Tetap Penuhi Standar Gizi
Berita terkait
Anggaran Tepat Sasaran, MBG Geser Fokus ke Ibu Hamil dan Balita Daerah 3T
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.20
Menko Zulhas: Ada 11,5 Juta Penerima MBG Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.25
Zulhas Kejar Dapur MBG di Daerah 3T Rampung Pekan Ini
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.22
Kepala BGN Luruskan soal 13 Ribu SPPG, Begini Penjelasannya
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.21